Kumpulan Cerita Dongeng Pendek : Persahabatan Ikan Gabus dan Tupai

Kumpulan Cerita Dongeng Pendek : Persahabatan Ikan Gabus dan Tupai

February 12, 2021 0 By sendaru12

Kumpulan Cerita Dongeng Pendek : Persahabatan Ikan Gabus dan Tupai – Di suatu sungai, hiduplah seekor ikan gabus yang bersahabat bersama seekor tupai. Mereka hidup saling menunjang tiap-tiap harinya. Suatu hari, si Ikan gabus jatuh sakit. Dengan setia, si Tupai melindungi si Ikan gabus. Sudah sebagian hari si Ikan gabus tidak enak makan. Maka, si Tupai berusaha membujuknya. Si Ikan gabus hanya sudi makan hati ikan hiu.

Kumpulan Cerita Dongeng Pendek : Persahabatan Ikan Gabus dan Tupai

kumpulan-cerita-dongeng-pendek-persahabatan-ikan-gabus-dan-tupai

nishimura-seitai – Mendengar permintaan tersebut, si Tupai sedih. Sebab, ikan hiu adalah hewan yang benar-benar ganas dan hanya hidup di laut. Namun akhirnya, ia mencoba untuk mencari ikan hiu.

Tupai lakukan perjalanan ke laut. Ia meloncat-loncat berasal dari satu pohon ke pohon lain, hingga hingga terhadap sebatang pohon kelapa yang batangnya menjorok laut. Karena lelah, ia melubangi sebutir biji kelapa yang masih menempel terhadap pohon dan meminum isinya. Setelah airnya habis, ia masuk ke di dalam kelapa itu.

Tak lama kemudian, buah kelapa itu lepas berasal dari tangkainya dan tercebur ke laut. Singkat cerita, buah kelapa itu udah berada di sedang laut. Tiba-tiba, datanglah seekor ikan hiu besar. Dengan segera, ia menelan biji kelapa tersebut. Setelah berada di di dalam perut ikan hiu, si Tupai muncul dan mengigit hati ikan hiu. Karena kesakitan, ikan hiu menggelepar-gelepar menuju pantai. Sesampainya di pantai, Tupai muncul berasal dari tubuh ikan hiu.

Dengan suka hati, si Tupai mempunyai hati ikan hiu untuk sahabatnya. Setelah memakan hati tersebut, Si Ikan gabus sembuh. Ia meloncat-loncat gembira. Ia pun berjanji akan menunjang si Tupai kalau ia sakit di sesudah itu hari.

Pada zaman dahulu, tersedia seorang pemburu tangguh bernama Sangi. Ia tinggal di area aliran Sungai Mahoroi, anak Sungai Kahayan.

Suatu hari, Sangi pergi berburu. Namun hingga sore, ia tidak beroleh buruan. Ia pun hendak beristirahat di sungai. Sesampainya di pinggir hutan, ia menyaksikan jejak kaki babi hutan. Sangi mengikut jejak itu. Tak berapa lama, ia menyaksikan babi hutan berada di mulut seekor naga.

Sangi keresahan dan bersembunyi di balik semak. Namun, naga itu menyaksikan Sangi. Dalam sekejap, sang Naga berubah jadi pemuda tampan.

Pemuda itu menghampiri Sangi. “Hei, anda tidak harusnya mengintip naga yang sedang menelan mangsanya! Telan babi hutan itu!”

Karena ketakutan, Sangi mendekati babi hutan. Ajaib, Sangi mampu menelan babi hutan tersebut, seolah ia seekor naga. Rupanya, ia terkena kutukan karena menyaksikan sang Naga sedang makan. Sangi jadi awet muda.

Singkat cerita, 150 th. udah berlalu. Seluruh kerabat Sangi heran karena ia awet muda. Ia pun membeberkan rahasianya. Akibatnya, ia berubah jadi naga. Sangi sedih, sesudah itu pergi ke Sungai Kahayan. Sejak itu, ia jadi penjaga Sungai Kahayan.